Posts

Budaya kerja adalah salah satu faktor paling penting yang menentukan keberhasilan suatu perusahaan. Tujuan budaya kerja tentunya diharapkan sebagai cara meningkatkan kinerja kerja dan juga sebagai cara meningkatkan profit perusahaan.

Inilah budaya kerja terbaik yang terbukti sukses mendorong keberhasilan perusahaan:

Budaya kerja timbal balik
Budaya kerja ini mendukung adanya umpan balik yang jujur di atas semua bentuk komunikasi lainnya. Saat seorang pekerja perlu meningkatkan performa, maka atasan akan langsung mengingatkannya tentang hal tersebut. Sebaliknya, jika manajer tidak produktif atau kurang bertanggung jawab, maka manajemen akan memfasilitasi bentuk komunikasi untuk menemukan solusi terebut. Budaya kerja timbal balik seperti ini akan membuat karyawan saling percaya satu sama lain. Mereka akan merasa bebas untuk memberikan ide, mendengarkan masukan atau melakukan inisiatif.

Budaya kerja yang transparan
sebuah komunikasi yang baik tentu membutuhkan transparansi. Hal ini bukan berarti setiap orang di perusahaan tahu berapa banyak uang yang dihasilkan orang lain, tetapi transparansi di sini lebih kepada keyakinan bahwa apapun yang dikerjakan tiap orang dalam organisasi sejalan dengan tujuan yang lebih luas.

Budaya kerja yang berfokus pada individu
Budaya kerja seperti ini menawarkan fleksibilitas kepada setiap orang untuk menyesuaikan gaya kerjanya masing-masing. Salah satu caranya mengizinkan beberapa karyawan bekerja dari rumah (work from home) jika itu dapat dilakukan sebagai cara meningkatkan produktivitas. Pegawai lainnya mungkin diizinkan untuk memiliki jam kerja yang lebih fleksibel atau bahkan memilih meja kerja mereka sendiri. Setiap orang tentu memiliki tipe atau cara bekerja yang berbeda dan budaya kerja semacam ini akan membuat karyawan merasa lebih bebas dan produktif.

Budaya kerja tanpa dinding pembatas
Lingkungan kerja tanpa adanya dinding pembatas akan menciptakan budaya kerja tim yang lebih baik. Kantor yang membiarkan ruangannya terbuka tanpa bilik akan membuat karyawannya dapat berbicara antara satu sama lain dengan bebas. Lingkungan kerja semacam ini juga biasanya memiliki ruang istirahat bersama yang membuat karyawan semakin membaur dan menghilangkan jarak antar divisi. Selain ruang kerja tanpa pembatas, Anda juga dapat mengadakan acara team building di kantor untuk meningkatkan semangat bekerjasama dan saling menghargai.

Budaya kerja tim
Budaya kerja tim akan memungkinkan setiap orang untuk bekerja secara individu dengan tetap fokus pada keberhasilan sebagai sebuah tim. Bagaimana meningkatkan kualitas dan produktivitas sebuah tim biasanya dengan menentukan tujuan tim dan memungkinkan setiap orang bekerja sama dalam kelompok yang lebih kecil untuk menyelesaikan tugas kelompok. Karyawan akan lebih fokus untuk meningkatkan kualitas kerja individu demi keberhasilan bersama

Budaya kerja skeptis terbuka
Semua karyawan didorong untuk selalu skeptis dan mempertanyakan banyak hal. Tidak ada orang yang akan merasa takut untuk ditegur karena bertanya atau mengungkapkan idenya. Karyawan akan merasa bebas untuk mengungkapkan kejanggalan yang ia rasakan saat bekerja. Selain itu, setiap karyawan mendapatkan kesempatan berkembang dengan mengikutsertakan pada pelatihan karyawan sesuai dengan kebutuhan karyawan.

Budaya kerja menyenangkan dengan unsur lelucon
Tidak melulu harus serius dalam merencanakan suatu hal atau mengembangkan ide, unsur lelucon ternyata dapat membangkitkan kreatifitas dan semangat seseorang dalam bekerja. Unsur ini juga akan menegaskan kepada tiap karyawan bahwa perusahaan merangkul setiap kreatifitas.

Prinsip budaya kerja di atas dinilai berhasil dalam mendukung kemajuan perusahaan. Namun, tentu tidak semua orang cocok dengan budaya kerja seperti ini. Ketahuilah cara kerja Anda dan sesuaikan budaya kerja dalam organisasi Anda agar dapat terus produktif dan kreatif.

 

Makin turunnya penjualan produk di tengah pandemi COVID-19 membuat sejumlah pebisnis harus memutar otak lebih keras agar usaha bisa tetap berjalan. Berikut lima strategi pemasaran produk yang bisa dilakukan:

  1. Empathy

Di masa pandemi ini, berjualan dengan empati akan lebih menarik ketimbang berjualan secara hard selling. Jadi, sebagai sebuah merek juga harus bisa melihat situasi di tengah krisis dan bagaimana sebuah brand dapat berempati baik terhadap konsumen maupun karyawan

  1. Solution

Agar bisa bertahan, setidaknya sebuah merek harus bisa memberikan solusi yang dibutuhkan di tengah pandemi. Seperti misalnya salah satu lembaga pelatihan karyawan yang menyelenggarakan pelatihan karyawan online

  1. Giving

Masa krisis ini berarti waktunya untuk saling memberi. Misalnya, dengan program CSR ataupun menyumbang sejumlah dana untuk penanganan Covid-19.

  1. Useful

Jenis strategi pemasaran ini merupakan strategi bagaimana sebuah merek bisa berguna dan bisa menciptakan manfaat sosial, bukan hanya bisnis. Contoh strategi pemasaran ini misalkan, menggratiskan fitur hiburan selama 7 hari yang berguna bagi masyarakat yang kini tengah membutuhkan hiburan selama di rumah aja.

  1. Responsible

Merek merupakan corporate citizen, sehingga juga punya tanggung jawab terhadap bukan hanya mencari cara meningkatkan profit saja. Konsep strategi pemasaran ini bisa dalam bentuk seperti yang dilakukan sebuah gerai kopi terkenal, yang memberikan kartu tanda suhu tubuh penjual yang akan diberikan kepada konsumen. Sehingga menunjukkan bahwa merek ini memiliki tanggung jawab kepada publik dengan memastikan barista mereka sehat, sehingga konsumen tidak akan khawatir bahwa produk yang dibeli tidak akan tertular virus corona.

 

Istilah new normal saat ini tengah ramai diperbincangkan. New normal dikatakan sebagai cara hidup baru di tengah pandemi virus corona yang angka kesembuhannya makin meningkat. New Normal  adalah sebuah kondisi dari dampak krisis global, dimana semua sektor di dunia termasuk perusahaan membiasakan diri atas fenomena baru terhadap situasi yang terjadi. Bagaimana cara perusahaan menghadapi new normal? Berikut ulasannya

Beralih Kepada Teknologi

Perusahaan harus membuat saluran digital untuk pelanggan dan memastikan infrastruktur IT mereka cukup kuat untuk mengatasi tantangan. Transformasi digital harus melayani kebutuhan pelanggan dan karyawan baru, misalnya meningkatkan pengambilan keputusan berdasarkan data dan ketersediaan data, pelatihan karyawan jarak jauh, dan peningkatan pembelian peralatan perlengkapan melalui e-commerce.

Menjamin Kesehatan Karyawan 

Perusahaan harus bisa meyakinkan karyawan tentang keselamatan dan menemukan cara memotivasi karyawan untuk kembali bekerja setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) . Hal ini bisa dilakukan dengan peningkatan tes kesehatan karyawan, pendesainan ulang ruang kerja, penyediaan sanitasi yang baik, dll. Perusahaan juga dapat meyakinkan karyawan dengan  menekankan kepedulian mereka terhadap kesejahteraan.

Pelatihan Karyawan Online

Perusahaan dapat mencari cara untuk mengoptimalkan bakat terpendam karyawan dengan melakukan pelatihan dan pengembangan karyawan. Bakat baru akan sangat bermanfaat dalam proses bisnis yang ada. Program pelatihan karyawan dapat dilakukan secara online dari jarak jauh. Training karyawan jarak jauh dapat menggunakan software yang menghubungkan karyawan satu dengan yang lain saat proses pelatihan karyawan.

Masuk Kantor Bergantian

Salah satu hal paling penting dan efektif yang dapat adalah model hibrida, di mana sebagian karyawan akan bekerja di kantor dan beberapa lainnya bekerja dari rumah sesuai dengan shift yang berlaku. Dengan demikian, perusahaan akan mengurangi risiko tertular COVID-19 di tempat kerja

Menyesuaikan proyeksi bisnis

Penyesuaian proyeksi oleh perusahaan penting dilakukan apabila tidak ingin merugi. Mengingat wabah ini telah menyebabkan dampak buruk bagi mayoritas keuangan perusahaan. Karena itu berbagai cara meningkatkan profit perusahaan perlu dilakukan

Selama pandemi corona dan work from home tentunya kadang menimbulkan kejenuhan, salah satu cara mengusir kejenuhan selama physical distancing adalah dengan membaca buku. Manfaat yang di dapat dari membaca buku antara lain selain menambah ilmu pengetahuan dan stress therapy, juga bisa menjadi salah cara meningkatkan produktivitas kerja. Nah, buku bisnis berikut bisa dijadikan refensi untuk menambah ilmu selama masa pandemi ini

Think and Grow Rich – Napoleon Hill

Buku ini menjadi salah satu buku bisnis terbaik yang paling direkomendasikan oleh pengusaha, terutama pengusaha sukses. Buku ini dapat membantu setiap orang untuk menentukan tujuan secara spesifik dan kemudian menetapkan strategi yang matang dalam mencapainya, diiringi dengan dasar kemauan yang kuat.

“The starting point of all achievement is DESIRE. Keep this constantly in mind. Weak desire brings weak results, just as a small fire makes a small amount of heat.”— Napoleon Hill, Think and Grow Rich

9 Pemborosan yang Membunuh Profit – Reza Rifanto

Dalam buku ini Coach Reza mencoba menuliskan semua hal terkait pemborosan yang masih sering dilakukan para pelaku bisnis yang justru harus dihindari. Menghindari pemborosan adalah upaya real yang langsung dapat menekan biaya, dalam memproduksi suatu barang / jasa sehingga konsumen terhindar dari biaya yang tidak mereka rasakan manfaatnya. Dengan gaya bahasa bertutur yang ringan, bahasan tentang berbagai pemborosan yang harus dihindari ini, tidak terasa sebagai bacaan yang serius. Kita seperti membaca dongeng dengan muatan isi yang sangat penting diperhatikan bagi kita selaku praktisi bisnis agar mampu beroperasi secara Lean dan memuaskan pelanggan kita tanpa membebani dengan biaya yang tidak selayaknya kita bayar dan tentunya cara meningkatkan profit perusahaan.

“Meskipun dana perusahaan terbatas, tetapi ada cara-cara agar kita dapat tetap kompetitif dengan kompetitor yang lain, oleh karena itu penting sekali kita memahami prinsip-prinsip pemborosan” – Reza Rifanto, 9 Pemborosan yang Membunuh Profit

Start with Why: How Great Leaders Inspire Everyone to Take Action – Simon Sinek

Jiwa kepemimpinan sangat diperlukan sebagai bagian dari karakter pengusaha sukses dan bagaimana bisnis akan sukses bila dipimpin oleh pemimpin yang baik. Simon Sinek menekankan kepemimpinan dan bagaimana cara menjadi pemimpin yang baik. Simon menggunakan beragam contoh nyata dan menjelaskan bahwa pemimpin yang hebat memiliki satu kesamaan; mereka mulai mengejar passion dengan menanyakan “kenapa?”. Pertanyaan-pertanyaan yang dimulai dengan ‘kenapa’ akan selalu membutuhkan jawaban rasional, sehingga mendorong setiap orang untuk memahami alasan yang masuk akal.

There are only two ways to influence human behavior: you can manipulate it or you can inspire it.”— Simon Sinek, Start with Why: How Great Leaders Inspire Everyone to Take Action

Rich Dad, Poor Dad – Robert Kiyosaki

Apa yang ditekankan Robert Kiyosaki dalam buku ini akan sangat mempengaruhi pemikiran Anda untuk memperbaiki cara mengelola keuangan yang selama ini mungkin masih amburadul dan juga pemikiran yang melihat aset yang menguntungkan dan aset yang hanya menghasilkan ‘pengeluaran’. Robert Kiyosaki juga memberikan pesan lewat buku ini agar “jangan membeli barang mewah sebelum Anda berhasil menciptakan aset yang mampu menutupi biaya barang mewah tersebut”.

“The single most powerful asset we all have is our mind. If it is trained well, it can create enormous wealth in what seems to be an instant.”— Robert T. Kiyosaki, Rich Dad, Poor Dad

Membangun Sistem Training Standart Internasional – Reza Rifanto

Banyak pertanyaan yang timbul dalam dunia usaha terutama dalam pengembangan tim, seperti memberikan pelatihan karyawan namun tidak memberikan dampak yang berarti bagi perkembangan perusahaan. Program pelatihan karyawan akhirnya menjadi suatu pengeluaran bagi perusahaan. Sebagai business owner maupun leader tentu kita merasa waspada terhadap perkembangan kompetisi yang semakin ketat ini. Dari pengalaman-pengalaman tersebut, ternyata Coach Reza menemukan strategi pengembangan yang efektif. Penulis memaparkan mulai dari apa penyebab-penyebab tidak terjadinya pengembangan karyawan secara efektif, hingga strategi-strategi yang dapat langsung digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut

“Bangunan megah bisa dibangun, mesin canggih bisa dibeli, tetapi semua itu tidak akan bisa bertahan lama apabila perusahaan tidak memiliki SDM yang kompeten” – Reza Rifanto, Membangun Sistem Training Standart Internasional

 

Di bulan puasa, Work From Home dapat menghadirkan tantangan tersendiri, terkadang saat puasa memicu datangnya kantuk di siang hari. Hal ini diakibatkan karena menurunnya tingkat gula darah pada saat berpuasa. Sehingga menyebabkan konsentrasi dan produktivitas akan menurun.

Bagaimana agar puasa tetap berjalan lancar dan kantuk tidak mengganggu WFH, serta bagaimana cara meningkatkan produktivitas kerja selama WFH di bulan puasa? berikut beberapa tips nya

  1. Tidur lebih berkualitas

Usahakan untuk mengatur waktu tidur dengan lebih baik. Dengan tidur lebih cepat daripada biasanya karena harus bangun untuk sahur dan  usahakan jaga kualitas tidur.

  1. Tidur siang sejenak saat waktu istirahat

Saat puasa, waktu makan siang dapat digunakan sebagai waktu tidur siang. Istirahat sebentar dari pekerjaan dengan tidur sekitar 5-20 menit.Carilah tempat atau ruangan yang berbeda dari lokasi bekerja di rumah, sehingga membuat pikiranmu lebih segar dan produktif.

  1. Ubah pemandangan

Cobalah untuk mengganti pemandangan agar tidak bosan saat bekerja, bisa dengan melihat suasana di halaman rumah, atau beristirahat sejenak dari layar komputer.

  1. Mencuci muka

Jika rasa kantuk sudah mulai menyerang, cucilah muka dengan air dingin, air dingin dapat membantu untuk merasa rileks dan segar sehingga mudah berkonsentrasi.

  1. Lakukan peregangan sederhana

Duduk terlalu lama saat bekerja juga bisa membuat otot terasa kaku dan mudah mengantuk. Cobalah untuk melakukan peregangan singkat selama beberapa menit.

  1. Mengikuti program pelatihan karyawan online

Banyak sekali pelatihan karyawan online yang bisa diikuti, mulai dari yang berbayar hingga gratis. Gunakan waktu istirahat untuk mengikuti training karyawan yang materi pelatihan karyawannya dapat menudukung produktivitas dan kinerja.

Meskipun berpuasa bukan berarti menjadi halangan untuk tetap produktif, banyak cara meningkatkan kinerja kerja yang pastinya bisa dilakukan jika bersungguh-sungguh.