PENTINGNYA MANAJEMEN KONFLIK BAGI KARYAWAN

                Kompetisi antar organisasi berlangsung dengan sangat ketat pada masa sekarang ini, persoalan produktivitas menjadi salah satu penentu keberlangsungan organisasi disamping persoalan kualitas dan kemampuan karyawan. Seringkali dalam suatu perusahaan terjadi konflik baik itu antar sesama pegawai ataupun dengan atasan. Konflik merupakan sesuatu yang lumrah terjadi di perusahaan namun tidak akan menjadi baik jika kita tidak tahu bagaimana cara manajemen konflik tersebut sehingga menjadi sesuatu yang positif. Program pelatihan karyawan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dapat membantu pencapaian lebih maksimal pada ketiga persoalan tersebut bagi sebuah organisasi. Karyawan adalah aset untuk perusahaan, namun belum banyak perusahaan menyadari akan kebutuhan untuk pelatihan karyawan dan pengembangan karyawan.

Berbagai lembaga pelatihan karyawan menyediakan berbagai macam jasa untuk dapat meningkatkan kompetensi karyawan. Sebagai bussines owner harus dapat melihat kebutuhan pelatihan pegawai dan pengembangan karyawan nya sehingga pelatihan karyawan yang diberikan lebih berdampak dan efektif. Dalam era digital sekarang beberapa perusahaan mulai menyadari pentingnya pelatihan karyawan.Tujuan pelatihan karyawan antara lain adalah :

  • Memutakhirkan keahlian seorang individu sejalan dengan perubahan teknologi.
  • Melalui pelatihan dan pengembangan SDM, pelatih (trainer) memastikan bahwa setiap individu dapat secara efektif menggunakan teknologi-teknologi baru.
  • Mengurangi waktu belajar seorang individu baru untuk menjadi kompeten dalam pekerjaan.
  • Membantu memecahkan persoalan operasional.
  • Mengorientasikan setiap individu terhadap organisasi.
  • Memberikan kemampuan yang lebih tinggi dalam melaksanakan tugas dalam bekerja.
  • Meningkatkan tingkat professionalisme para karyawan.

Demikian beberapa tujuan dari diadakannya pelatihan karyawan dan pengembangan karyawan, sehingga perusahaan dapat memilih berbagai lembaga pelatihan karyawan yang ada di luaran yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan perusahaan. Sebagai salah satu lembaga training dan bussines consultan yang berpengalaman PT. FOKUS KUALITAS UTAMA atau yang lebih dikenal dengan Improvement Focus dapat menjadi salah satu pilihan bagi anda yang ingin mengembangkan potensi karyawan anda.

Pentingnya Pelatihan Karyawan

Pelatihan karyawan berhubungan erat terhadap hasil kinerja karyawan. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah penilaian untuk mengukur kinerja karyawan dan pelatihan karyawan dilaksanakan setelah ada hasil dari penilaian tersebut.Pelatihan karyawan dilakukan dengan tujuan agar para karyawan memiliki pengetahuan,metode pelatihan karyawan sesuai dengan tuntutan pekerjaan yang mereka lakukan.Pelatihan karyawan yang tepat, dapat memberikan efek yang baik kepada karyawan sehingga karyawan dapat mengembangkan diri dan mampu memahami beberapa hal terkait pekerjaannya, antara lain:

  1. Karyawan memahami seluk beluk pelaksanaan pekerjaan lebih mendalam.
  2. Karyawan dapat memahami perkembangan perusahaan.
  3. Karyawan dapat memahami tujuan pelatihan perusahaan yang akan dicapai.
  4. Karyawan mengerti akan perlunya kerjasama dalam melaksanakan pekerjaan.
  5. Karyawan dapat mudah memahami Informasi yang disampaikan perusahaan.
  6. Karyawan dapat memahami setiap kesulitan-kesulitan yang dihadapi perusahaan.
  7. Karyawan mampu melakukan hubungan-hubungan dengan lingkungan.
  8. Karyawan mampu memahami kebijaksanaan dan peraturan yang berlaku dalam perusahaan.
  9. Karyawan mampu memahami sistem dan prosedur pelatihan perusahaan.
  10. Karyawan mampu memahami dan menerapkan perilaku yang mendukung dan dituntut perusahaan.

 

Manfaat Pelatihan Karyawan

Manfaat kegiatan Pelatihan Karyawan,sebagai berikut :

  1. Perusahaan akan berkemampuan menyesuaikan diri dengan kebutuhan sekarang.
  2. Program pelatihan karyawan SDM yang tepat akan selalu tampil meyakinkan dalam melaksanakan pekerjaan.
  3. Perusahaan akan mampu menjawab tantangan pengembangan karyawan keadaan masa depan.
  4. Perusahaan dapat meningkatkan prestasi karyawan secara individual maupun kelompok
  5. Mekanisme  perusahaan lebih fleksibel dan tidak kaku dalam menggunakan teknologi baru.
  6. Perusahaan dapat mempersiapkan karyawan-karyawan untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi.

 

Arti Penting Pelatihan Karyawan Bagi Perusahaan

Program pelatihan karyawan bagi suatu perusahaan memiliki arti penting antara lain sebagai berikut :

  1. Sumber daya manusia (SDM) atau karyawan yang menduduki suatu jabatan tertentu dalam organisasi, belum tentu mempunyai  kemampuan  yang sesuai  dengan persyaratan yang diperlukan dalam jabatan tersebut. Hal ini terjadi karena sering seseorang menduduki jabatan tertentu bukan karena kemampuannya, melainkan karena tersedianya formasi. Oleh sebab itu karyawan atau staf baru ini perlu penambahan kemampuan yang mereka perlukan.
  2. Dengan adanya kemajuan ilmu dan teknologi, jelas akan mempengaruhi suatu organisasi atau instansi. Oleh sebab itu jabatan-jabatan yang dulu belum diperlukan, sekarang diperlukan. Kemampuan orang yang akan menempati jabatan tersebut kadang-kadang tidak ada. Dengan demikian maka diperlukan penambahan atau peningkatan kemampuan yang diperlukan oleh jabatan tersebut.
  3. Promosi dalam suatu organisasi adalah suatu keharusan apabila organisasi itu mau berkembang. Pentingnya promosi bagi seseorang adalah sebagai salah satu ”reward dan insentive” (ganjaran dan perangsang).
  4. Di dalam masa pembangunan ini organisasi atau instansi, baik pemerintah maupun swasta merasa terpanggil untuk menyelenggarakan pelatihan-pelatihan bagi para karyawannya agar diperoleh efektivitas dan efisiensi kerja sesuai dengan masa pembangunan.

KEUNTUNGAN PROGRAM PELATIHAN BAGI  PERUSAHAAN

Ada beberapa keuntungan dengan membuka program pelatihan di perusahaan Anda, apa saja keuntungan tersebut? Berikut adalah rangkumannya :

  1. Membuka program pelatihan merupakan salah satu cara efektif untuk merekrut talenta baru, melakukan pengujian terhadap kompetensi yang dimiliki. Perusahaan juga dapat menilai sejauh mana tenaga kerja magang ini dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja dan perusahaan. Sehingga jika hasil evaluasi menunjukkan lolos, maka perusahaan dapat menawarkan sebuah kontrak kerja sampai kepada posisi karyawan tetap. Jika tidak, perusahaan juga tidak akan dirugikan karena statusnya masih magang dimana tidak mengikat perusahaan dengan kewajiban seperti terhadap karyawannya. Tenaga kerja magang tetap dapat memperoleh pengalaman kerja. Dengan begitu tidak ada yang dirugikan dalam hal ini.
  2. Tujuan pelatihan tenaga magang dapat menjadi ajang pengujian bagi para pimpinan. Di momen ini mereka diharuskan memberikan arahan dan membimbing tenaga kerja magang. Kepemimpinan mereka diuji untuk dapat membimbing seorang mahasiswa atau fresh graduate menjadi karyawan ideal. Tanpa perusahaan harus mengikutsertakan para pimpinan ke dalam kegiatan seperti seminar atau workshop tentang kepemimpinan kegiatan membimbing tenaga kerja kerja magang dapat menjadi alternatif.
  3. Tujuan pelatihan perusahaan juga sebagai ajang branding dan sosialisasi kepada pihak luar dengan membangun image pada saat program pelatihan berlangsung, seperti budaya kerja yang membangun, lingkungan yang nyaman, serta reputasi perusahaan yang ingin ditunjukkan yang nantinya tersebar di kalangan mahasiswa di kampusnya sampai kepada kalangan luas.
  4. Perusahaan tidak perlu mengeluarkan cost yang tinggi. Karena mempekerjakan tenaga kerja magang berbeda dengan karyawan perusahaan lainnya yang mengharuskan perusahaan mengeluarkan dana dengan jumlah tertentu untuk gaji, tunjangan bahkan bonus karyawan.
  5. Secara keseluruhan program ini dapat meningkatkan produktivitas perusahaan. Karna perusahan dapat ‘suntikan’ tenaga kerja dengan kompetensi yang sudah difilter sehingga dapat mensupport tim yang ada di perusahaan.

Jika perusahaan Anda membutuhkan support dalam hal peningkatan produktivitas, Anda dapat menghubungi Improvement Focus®. Kami memiliki berbagai program yang dapat membantu perusahaan mencapai peningkatan berkelanjutan.

Pelatihan Karyawan untuk Meningkatkan Produktivitas dan Motivasi Kerja

Pelatihan karyawan penting untuk dilakukan demi meningkatkan produktivitas karyawan di perusahaan. Perusahaan yang memiliki sumber daya manusia baik tentunya mampu berkembang lebih jauh ke depan. Ini adalah tugas Anda sebagai seorang HR. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan sumber daya manusia adalah dengan melakukan pelatihan karyawan Pelatihan dan pengembangan karyawan yang baik adalah yang mampu meningkatkan produktivitas karyawan dan motivasi kerja karyawan. Karyawan yang memiliki motivasi kerja tinggi akan membuatnya lebih produktif dan hal ini tentunya akan memberikan dampak yang baik untuk perusahaan.

Mengembangkan Tanggung Jawab Karyawan

Untuk meningkatkan retensi karyawan, Anda bisa memberikannya pelatihan karyawan individual untuk mengembangkan rasa tanggung jawabnya. Bekali dengan mengikuti pelatihan karyawan yang diadakan oleh improvement focus agar pekerjaan dapat teratasi secara efesien.

Anda juga perlu sesekali memberinya kesempatan untuk mengambil keputusan agar ia mampu mengembangkan manajemen diri sendiri. Selain itu, untuk membuatnya semakin termotivasi, ajak ia menghadiri rapat-rapat tertentu. Hal ini memberinya kesempatan untuk menunjukkan eksistensinya. Lebih jauh lagi, beri dia otoritas untuk memegang kendali atas karyawan lain di bawahnya. Cara-cara tersebut akan memotivasi karyawan untuk lebih giat bekerja karena merasa dipercaya.

Training dan Pengembangan secara Internal di Perusahaan

Cara lain yang bisa Anda lalukan adalah dengan mengadakan pelatihan karyawan di perusahaan. Untuk melaksanakan pelatihan ini, Anda bisa mendatangkan mentor dari luar atau menunjuk salah satu karyawan yang Anda anggap senior, tapi perlu di ingat, karyawan ini harus memiliki skill yang mumpuni untuk bisa membuat karyawan lain kagum padanya, lalu minta ia untuk mengajarkan ilmu yang ia dapat dari pelatihan tersebut ke karyawan lain. Selain itu, untuk meningkatkan wawasan karyawan, belilah buku-buku yang dapat digunakan untuk menunjang kinerja karyawan. Tanyakan pada karyawan buku apa yang bisa ia pakai untuk mengatasi masalah terkait pekerjaannya.

Training Karyawan dan Pengembangan di luar Perusahaan

Jika perusahaan memiliki cukup dana yang memadai, melakukan pelatihan karyawan di luar perusahaan juga bisa dijadikan opsi. Untuk pengembangan soft skill karyawan  dan kreativitas karyawan, minta mereka menghadiri event-event seputar pelatihan kerja, seminar, atau konferensi lainnya. Saat ini, ada banyak pelatihan karyawan yang disajikan secara online. Cara ini juga bisa Anda lakukan. Cari tahu lebih lanjut mengenai training dengan menghubungi improvement focus.com

  1. PILIH WAKTU DAN TEMPAT YANG TEPAT

Pelatihan karyawan dan pelatihan pengembangan SDM yang diselenggarakan demi meningkatkan kompetensi karyawan ini tentu membutuhkan waktu. Tak hanya satu atau dua jam dalam sehari, mungkin saja akan makan waktu sampai beberapa jam. Bahkan banyak perusahaan melakukan pelatihan dan pengembangan SDM  beberapa hari, hingga mereka harus menyewa tempat khusus agar lebih fokus. Kadang, yah, sambil refreshing juga di luar kantor. Banyak yang mengadakan pelatihan karyawan ini di lokasi-lokasi wisata yang adem dan nyaman. Ada beberapa jenis pelatihan soft skil untuk karyawan yang memang bisa dilakukan di dalam ruangan, namun ada pula pelatihan untuk karyawan yang paling baik jika dilakukan di luar ruangan atau outdoor.

Biasanya jenis pelatihan interpersonal skill ini paling bagus jika dilakukan sambil outbond atau camping. Di mana pun yang diputuskan perusahaan  untuk tempat dll tentu ini menjadi pertimbangan masing-masing. Yang penting adalah hasil akhir yang harus sesuai dengan yang diharapkan. Untuk waktunya, bisa disesuaikan dengan workload masing-masing karyawan ataupun divisi. Banyak lembaga yang mempunyai program training outdoor atau outbound, salah satunya adalah Improvement Focus jasa konsultan pelatihan dan peningkatan profit serta kinerja karyawan terbaik di Surabaya.

 

  1. KETAHUI KEBUTUHAN KARYAWAN

Karena yang terpenting di pelatihan dan pengembangan SDM ini adalah karyawan mampu mengaplikasikan di perusahaannya, maka sebagai atasan harus mengetahui dulu dengan pasti, apa yang menjadi kebutuhan karyawannya dalam meningkatkan kompetensi mereka. Kemampuan dan skill seorang karyawan tentulah berbeda satu dengan yang lainnya, pun yang menjadi kebutuhan masing-masing bagian atau divisi juga berbeda.

Maka dari itu, dari pihak HR sendiri harus mengetahui dulu kekuatan maupun kelemahan karyawan dalam divisi masing-masing ini. Saat kekuatan dan kelemahan sudah bisa diketahui dengan pasti, saat itulah akan bisa diketahui pula pelatihan dan pengembangan SDM seperti apa yang dibutuhkan.

 

  1. UKUR KOMPETENSI SEBELUM PELATIHAN DIADAKAN

Sebelum melakukan pelatihan dan pengembangan SDM benar-benar dilaksanakan, lakukan dulu semacam pretest terhadap kompetensi karyawan untuk mendapatkan data-data terkait kondisi sebelum ada training. Hal ini penting untuk mengukur tingkat efisiensi dan efektivitas training nantinya. Apalagi pelatihan untuk karyawan baru sangat penting mengetahui kemampuannya.

Akan lebih baik jika perusahaan bekerja sama dengan lembaga-lembaga penyedia jasa pelatihan pelatihan dan pengembangan karyawan, karena metode dan hasilnya biasanya akan lebih objektif. Pastikan materinya benar-benar sesuai dengan yang dibutuhkan oleh karyawan.

 

  1. KENALI JENIS-JENIS PELATIHAN

Ada beberapa jenis pelatihan karyawan yang umum diberikan untuk meningkatkan kompetensi karyawan, di antaranya training orientasi, training product knowledge, training manajerial, training teknis, training keuangan, dan lain-lain.

Pihak HR dapat memilih dan menentukan jenis pelatihan ini yang sesuai dengan kebutuhan karyawan seperti yang sudah dijelaskan di atas. Mungkin saja membutuhkan diselenggarakannya beberapa pelatihan, namun tidak harus sekaligus dalam satu waktu. Tentukan prioritas sesuai dengan kebutuhan.

 

  1. LAKUKAN OBSERVASI SETELAH PELATIHAN

Setelah selesai pelatihan karyawan dilaksanakan, maka tiba waktunya untuk melakukan observasi, apakah menampakkan hasil seperti yang diharapkan. Perhatikan apakah ada perubahan yang lebih baik, berapa lama efek dari pelatihan yang sudah diadakan akan bertahan, kemudian lakukan evaluasi bersama atasan masing-masing divisi.

Perusahaan dapat melakukan review terhadap hasil pelatihan ini secara periodik. Buka diskusi dengan para atasan pun dengan karyawan yang mengikuti pelatihan, apakah hasil pelatihan sudah bisa mereka rasakan manfaatnya ataukah perlu dilakukan pelatihan lanjutan lagi.